Hukum & KriminalLAMPUNG BARAT

Peratin Indra Bangsawan, Diduga Harus Balikan Uang Ke Kas Negara

BeritaInews.id | Lambar | Penggunaan Dana Desa (DD) di pekon Gunung Sugih Kec. Batu Brak Kab. Lampung Barat Prov. Lampung, Indra Bangsawan diduga ada indikasi Mark Up atau penggelembungan anggaran.

Meski pengunaannya di tuliskan di baner anggaran pendapatan belanja desa tahun 2023 dan 2024 (APBdes), namun harga anggaran yang dihabiskan sangat fantastis sehingga tergolong ada indikasi Mark Up atau digelembungkan oleh peratin Indra Bangsawan.

Berdasarkan informasi yang didapat dilapangan, ada beberapa item kegiatan diduga mark up anggaran atau melakukan tindak pidana korupsi oleh oknum peratin.

Pekon Gunung Sugih Kec. Batu Brak Kab. Lampung Barat dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat, Tahun 2023 Rp. 684.623.000

Tahapan Penyaluran

Status Desa: BERKEMBANG

1 Rp 284.586.900 41.57

2 Rp 205.386.900 30.00

3 Rp 194.649.200 28.43

Dugaa Terindikasi Korupsi Ta. 2023

– Bantuan (Bibit/Pakan) Rp 22.450.000

– Sumur Bor Rp 41.821.400

– Jalan usaha Tani Rp 142.000.000

– Jalan Desa Rp 42.431.500

– Pakaian dinas Rp 26.642.620

– Keadaan Mendesak Rp 19.800.000

– Lembaga Adat Rp 12.053.500

Tahun 2024 Rp.691.003.000.

Tahapan Penyaluran

Status Desa: BERKEMBANG

1 Rp 347.981.000 50.36

2 Rp 343.022.000 49.64

3 Rp 0 0.00

Dugaa Terindikasi Korupsi Ta. 2024

– Sumur Bor Rp 28.485.500

– Jalan Usaha Tani Rp 158.975.500

– Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air/Tandon Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll)** Rp 22.000.000.

– Keadaan Mendesak Rp 39.600.000

Terpisah, Insfektur Lambar, Sudarto membenarkan adanya kegiatan fiktif di Pekon Gunung Sugih tersebut berdasarkan temuan inspektorat.

“Disebutkan fiktif karena anggaran itu sudah d cairkan, tapi tidak terealisasi. Tim sudah turun dan diakui yang bersangkutan. Namun Indra Bangsawan sudah dipanggil dan akan mengembalikan uang ke kas negara,” kata Sudarto.(Redaksi)

BERITA TERKAIT

Back to top button