Guru SMA Karya Mataram diduga Melontarkan kata tak pantas kepada Anak didik,”Dasar kamu…Lonte… tuh sama dengan adek mu”

Beritainews | Lampung Selatan | Guru adalah panutan dan pemberi materi dalam dunia pendidikan patut kita beri gelar sebagai Pahlawan tanpa tanda jasa, Namun tidak dengan Guru yang mengedepankan sikap Egois yang membuat Murid merasa Tertekan dan malu akibat Kurang Pemahaman nya pungsi sebagai Guru.
Diduga Melontarkan kata – kata yang kurang Pantas Oknum Guru SMA Karya Mataram sebut saja Tati. harus mendapat kan teguran yang serius dari Dinas pendidikan provinsi Lampung.
Thomas americo sebagai kepala dinas pendidikan provinsi Lampung yang baru harus Segera mengambil langkah terhadap oknum guru yang bersikap arogan terhadap anak didik nya.
Keterangan siswi yang kami jumpai di kediamannya menyampaikan bahwa Tati guru SMA karya Mataram kecamatan Merbau Mataram telah berkata tidak pantas layak nya sebagai tenaga pendidik kepada siswi nya, “Dasar Lonte kamu tuh sama kan dengan adek mu” Sebut saja melati siswi SMA karya Mataram Terkejut saat dia dimaki dengan ucapan seperti itu, sementara diri nya tak pernah berbuat seperti apa yang di sampaikan Guru tersebut.
Menurut hasil penulusaran media ini kejadian yang di alami siswi SMA karya mataram kecamatan Merbau Mataram tersebut bukan hanya di alami oleh satu siswi saja,akan tetapi peristiwa tersebut juga di alami enam siswi lain nya.enam siswi tersebut juga mendapatkan kata kata yang tidak pantas dari Tati yang notaben nya SEBAGAI GURU.
pertanyaan nya,jika benar itu terjadi apakah pantas manusia satu ini di jadikan SEBAGAI TENAGA PENDIDIK?
Saat di konfirmasi Melalui percakapan telpon Tati mengatakan bahwa memang memanggil beberapa orang tua dari siswi sekolahan tersebut,karna menurutnya banyak kasus yang di perbuat oleh anak anak sekolah,mulai dari bolos dan merusak sekolahan.
Tak sepantas nya seorang pendidik melontarkan kata-kata yang tak baik, kalau pun Siswa – siswi ada salah sebaiknya di tegur dengan cara yang lebih bijak dan mendidik.
Ketua Reaksi cepat Perlindungan Perempuan dan anak Propinsi Lampung sangat menyayangkan sikap dan tindakan seorang guru tersebut, semestinya guru menjadi panutan bagi siswa-siswi nya bukan nya memberikan contoh yang kurang baik tegas nya, kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian bila ada unsur dan memenuhi syarat maka kami akan mendampingi murid tersebut untuk membuat laporan ke aparat penegak hukum, guna memberikan efek jera kepada guru tersebut.*(red)



